• TANGGALAN

    April 2012
    S S R K J S M
    « Des    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Pos-pos Terbaru

  • Kategori

  • HAND MADE

Kekayaan (wealth)


Kekayaan adalah total keseluruhan sumber daya yang dimiliki seorang individu, termasuk segala jenis aset yang dimilikinya. Jika kekayaan seorang individu meningkat, maka ia memiliki tambahan kekayaan yang dapat digunakan untuk membeli suatu aset, sehingga akan meningkatkan permintaan terhadap suatu aset tersebut. Permintaan terhadap aset yang berbeda memiliki respon yang berbeda pula terhadap perubahan kekayaan meskipun kuantitas yang diminta untuk sejumlah aset tertentu memiliki peningkatan  yang lebih cepat dari pada peningkatan jumlah kekayaan yang dimiliki. Tingkat perubahan antara permintaan aset dan jumlah kekayaan diukur dengan menggunakan konsep elastisitas  kekayaan terhadap permintaan (wealth elasticity of demand), yaitu persentase  perubahan kuantitas permintaan atas suatu jenis aset sebagai respon dari adanya persentase perubahan kekayaan yang dimiliki, ceteris paribus.

Misal, jika permintaan terhadap mata uang meningkat hanya 50 persen, ketika kekayaan meningkat 100 persen, maka kita mengatakan bahwa mata uang tersebut memiliki elastisitas kekayaan terhadap permintaan uang sebesar 0,5. Jika kuantitas permintaan saham meningkat sebesar 200 persen, dan kekayaan meningkat 100 persen, maka elastisitas kekayaan terhadap permintaan saham adalah 2.

Aset dapat dibedakan dalam dua kategori berdasarkan nilai dari elastisitas kekayaan terhadap permintaan aset, yaitu aset yang bersifat necessity dan luxury. Suatu aset disebut necessity jika elastisitas kekayaan terhadap permintaannya lebih kecil dari satu, yaitu jika kenaikan persentase keuantitas permintaan terhadap aset tersebut lebih kecil dari kenaikan persentase kekayaan. Kuantitas permintaan dari aset yang bersifat necessity tidak tumbuh secara proporsional dengan kekayaan dimana jumlah aset necessity yang ingin dipegang seorang individu akan menurun sejalan dengan bertambahnya kekayaan individu tersebut. Suatu aset disebut bersifat luxury jika elastisitas kekayaannya lebih besar dari satu. Dan jika kekayaan bertambah, maka kuantitas permintaan akan aset ini akan bertambah dengan persentase yang lebih besar. Semakin besar kekayaan seorang individu maka keinginan untuk menambah aset luxury semakin besar. Saham biasa dan surat berharga pemerintah termasuk dalam kategori aset yang bersifat luxury, sedangkan mata uang (currency) dan checking account deposits termasuk dalam kategori aset necessity. Akan tetapi untuk aset berupa saham penulis mengasumsikannya sebagai sesuatu yang bersifat normal tidak bersifat luxury ataupun necessity. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: