• TANGGALAN

    Juli 2011
    S S R K J S M
    « Jun   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Pos-pos Terbaru

  • Kategori

  • HAND MADE

MANAJEMEN PERSONALIA PENDIDIKAN

Salah satu bidang penting dalam manajemen pendidikan adalah berkaitan dengan personil/sumberdaya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan, terutama guru. Intensitas dunia pendidikan berhubungan dengan manusia dapat dipandang sebagai suatu perbedaan penting antara lembaga pendidikan/organisasi sekolah dengan organisasi lainnya, ini sejalan dengan pernyataan Sergiovanni, et.al (1987:134) yang menyatakan bahwa:

            ”Perhaps the most critical difference between the school and most other organization is the human intensity that characterize its work. School are human organization in the sense that their products are human and their processes require the sosializing of humans”

Hal ini menunjukan bahwa masalah sumberdaya manusia menjadi hal yang sangat dominan dalam proses pendidikan/pembelajaran, hal ini juga berarti bahwa mengelola sumberdaya manusia merupakan bidang yang sangat penting dalam melaksanakan proses pendidikan/pembelajaran di sekolah.

Guru adalah salah satu jenis profesi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, standar guru profesional merupakan sebuah kebutuhan mendasar yang sudah tidak bisa ditawar lagi. Hal ini tercermin dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 pasal 35 ayat 1 yang menyatakan bahwa: “Standar nasional terdiri atas isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala.”

Kompetensi yang dimiliki oleh guru mencerminkan kualitas kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di kelas Rendahnya kompetensi guru secara tidak langsung juga mencerminkan rendahnya kualitas kegiatan belajar mengajar di kelas. Jika demikian halnya, maka target keberhasilan kurikulum jelas tidak dapat terpenuhi. Apalagi dewasa ini indikator pembaruan kurikulum ditunjukkan dengan adanya perubahan-perubahan fundamental pada pola kegiatan pembelajaran, pemilihan media pendidikan, dan penentuan pola penilaian yang menentukan hasil pendidikan. Indikator tersebut jelas mengarah pada keharusan bagi setiap guru untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam merencanakan, mengolah, dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan struktur kurikulum.

Kompetensi guru mempengaruhi kualitas kinerja guru, di mana tinggi rendahnya kualitas kinerja guru akan menentukan citra sekolah di masyarakat. Karena itu, kepala sekolah —dalam fungsinya sebagai seorang manajer— harus mampu membimbing bawahannya (guru) agar terus menerus mau dan mampu meningkatkan kompetensi mereka secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: