Prestasi Belajar Akuntansi

Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara individual maupun kelompok. Prestasi tidak akan pernah dihasilkan tanpa suatu usaha baik berupa pengetahuan maupun berupa keterampilan. WJS.Purwadarmita (1991: 20), menyatakan bahwa prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan, dikerjakan dan sebagainya. Sedangkan menurut Mas’ud Khasan Abdul Qohar (1991: 20), menyatakan bahwa prestasi adalah apa yang telah dapat diciptakan hasil pekerjaan, hasil yang menyenangkan hati yang diperoleh dengan jalan keuletan kerja.

Prestasi belajar merupakan hasil yang telah diperoleh seseorang selama belajar melalui pengalaman yang berulang-ulang. Seseorang dapat dikatakan berhasil apabila dalam belajar terjadi perubahan tingkah laku yang relatif tetap. Definisi prestasi menurut Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (1997: 787) adalah hasil yang telah dicapai oleh seseorang setelah melakukan suatu kegiatan.

Hasan Alwi (2003: 895) mendefinisikan “Prestasi belajar sebagai penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru”.

Suharsimi Arikunto (2006: 276) menyebutkan bahwa prestasi harus mencerminkan tingkatan-tingkatan siswa sejauh mana telah dapat mencapai tujuan yang ditetapkan setiap bidang studi. Simbol yang digunakan untuk menyatakan nilai, baik huruf maupun angka, hendaknya merupakan gambaran tentang prestasi saja. Menurut Sudjana (2005: 58), yang mengutip pendapat Thorpe mengkonsepsikan belajar sebagai bentuk perubahan nilai, kecakapan, sikap dan perilaku yang terjadi dengan usaha sengaja. Menurut pendapat ini salah satu keberhasilan belajar dapat dilihat dari hasil belajar.

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh seseorang melalui usaha belajar, berupa kemampuan seseorang dalam menguasai pengetahuan, kualitas dan kuantitas penguasaan tujuan instruksional oleh para siswa, sikap dan keterampilan baik mempelajari, memahami maupun mengerjakan tugas yang telah diberikan.

Prestasi belajar atau hasil belajar siswa dapat diketahui dengan jalan mengukur atau menilai. Menurut Sumadi Suryabrata (2006: 294), menyebutkan bahwa hasil belajar siswa dapat diukur dengan jalan:

1)   Memberikan tugas-tugas tertentu

2)   Menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan pelajaran tertentu

3)   Memberikan tes pada siswa sesudah mengikuti pelajaran tertentu, dan

4)   Memberikan ulangan

 

Berdasarkan uraian sebelumnya mengenai prestasi belajar, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar Akuntansi adalah keberhasilan dalam hal penguasaan dan pemahaman pengetahuan serta keterampilan mata pelajaran Akuntansi yang diukur menggunakan tes yang dilakukan secara periodik dan hasilnya ditunjukkan dengan angka nilai tes yang tercantum dalam rapor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: