• TANGGALAN

    Mei 2011
    S S R K J S M
        Jun »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Pos-pos Terbaru

  • Kategori

  • HAND MADE

MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

A.    Definisi masyarakat
Masyarakat adalah orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan. Tak ada masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan dan sebaliknya tak ada kebudayaan tanpa masyarakat sebagai wadah dan pendukungnya. Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam Masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki oleh Masyarakat itu. Kebudayaan adalah sesuatu yang super-organic, karena kebudayaan yang berturun-temurun dari generasi ke generasi tetap hidup terus walaupun orang-orang yang menjadi anggota masyarakat senantiasa silih berganti dikarenakan kematian dan kelahiran.

B.    Definisi Kebudayaan
kebudayaan Berasal dari bahasa Sansekerta buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. kebudayaan diartikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal” Culture merupakan istilah bahasa asing yang sama artinya dengan kebudayan, berasal dari kata latin colere. Artinya mengolah atau mengerjakan, yaitu mengolah sawah atau bertani. Dari asal arti tersebut yaitu colere atau culture, diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.
Berikut ini definisi kebudayaan menurut beberapa tokoh.
1.    Menurut E.B. Tylor (1871)
kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota.masyarakat.
2.    A.L Kroeber dan Clyde cluckhohn
Kebudayaan adalah keseluruhan pola-pola tingkah laku dan pola-pola bertingkah laku, baik eksplisit maupun implisit yang diperoleh dan diturunkan melalui simbol, yang akhirnya mampu membentuk sesuatu yang khas dari kelompok-kelompok manusia, termasuk perwujudannya dalam benda-benda materi.
3.    Koentjaranigrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
4.    Menurut Selo Soemarjan dan Soelaeman Soemardi
kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Karya manusia menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan (material culture) yang diperlukan oleh masyarakat untuk menguasai alam disekitarnya, agar kekuatannya serta hasilnya dapat diabadikan untuk keperluan masyarakat. Rasa meliputi jiwa manusia mewujudkan segala norma-norma dan nilai-nilai kemasyarakatan yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti yang luas. Cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berfikir dari orang-orang yang hidup bermasyarakat, yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu-ilmu pengetahuan.

C.    Karakteristik Kebudayaan
1.    Kebudayaan adalah Milik Bersama Masyarakat Manusia
Kebudayaan adalah common denominator yang menyebabkan perbuatan para individu dapat dipahami oleh individu lain dalam kelompok atau masyarakatnya. Meskipun kebudayaan merupakan milik bersama anggota masyarakat, penting untuk disadari bahwa semua itu bukan berarti keseragaman.
2.    Kebudayaan adalah hasil belajar
Semua kebudayaan adalah hasil belajar, bukan warisan biologis.
3.    Kebudayaan Didasarkan pada Simbol
Manusia berkomunikasi satu dengan lainnya menggunakan simbol-simbol yang disepakati bersama. simbol adalah suat yang nilai atau maknanya diberikan oleh mereka yang mempergunakannya.
4.    Semua Aspek Kebudayaan Berfungsi sebagai Kesatuan yang Saling Berhubungan (integrasi)
Kebudayaan terdiri dari unsur-unsur yang saling terkait satu dengan yang lainnya sehingga kebudayaan berfungsi sebagai kesatuan yang saling berhubungan.
5.    Kebudayaan Bersifat Superorganik
Kebudayaan disebut bersifat superorganik karena kebudayaan diwariskan turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya sehingga tetap hidup terus menerus secara berkesinambungan

D.    Wujud Kebudayaan
Menurut Koentjaraningrat (1974), menyatakan bahwa kebudayaan terdiri atas tiga wujud:
1.    Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan peraturan.
Bersifat abstrak. Lokasinya ada di dalam alam pikiran warga masyarakat di mana kebudayaan tersebut hidup
2.    Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitet kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
Sering disebut sistem sosial. Wujudnya adalah berbagai tindakan berpola dari manusia.
3.    Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.
Disebut kebudayaan fisik. Sifatnya paling konkrit karena berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, ataupun difoto.

Wujud pertama adalah wujud yang ideel dari kebudayaan. Sifatnya abstrak tak dapat, tak dapat diraba. Lokasinya ada dalam alam pikiran dari warga masyarakat dimana kebudayaan yang bersangkutan itu hidup. kebudayaan ideel ini dapat kita sebut adat tata kelakuan, atau adat istiadat dalam bentuk jamaknya. Wujud kedua dari kebudayaan yang sering disebut sistem sosial, menganai kelakuan berpola dari manusia itu sendiri. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi, berhubungan serta bergaul satu dengan lain menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.

E.    Unsur-unsur Kebudayaan
1.    Menurut Meilville J. Herskovits
a.    alat-alat teknologi
b.    sistem ekonomi
c.    keluarga
d.    kekuasaan politik

2.    Menurut Bronislaw Malinowski
a.    Sistem norma yang memungkinkan kerjasama antara para anggota masyarakat di dalam upaya menguasai alam sekelilingnya.
b.     Organisasi ekonomi
c.    Alat-alat dan lembaga atau petugas pendidikan; perlu diingat bahwa keluarga merupakan lembaga pendidikan yang utama
d.    organisasi kekuatan

3.    Kluckhohn dalam karyanya Universal Categories of Culture
a.    Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi transpor dan sebagainya)
b.    Mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi (pertanian peternakan, sistem produksi, sistem distribusi dan sebagainya)
c.    Sistem Kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi politik, sistemhukum, sistem perkawinan)
d.    bahasa (lisan maupun tertulis)
e.    Kesenian (seni rupa, seni suara, seni gerak dan sebagainya)
f.     sistem pengetahuan
g.    religi (sistem kepercayaan)

4.    Koentjaraningrat
a.    Bahasa
b.    Sistem Pengetahuan
c.    Organisasi sosial
d.    Sistem peralatan hidup dan teknologi
e.    Sistem ekonomi atau mata pencaharian
f.    Sistem religi
g.    Kesenian

F.    Hubungan Antara Unsur-Unsur Kebudayaan
1.    Konsep Tentang Tiga Wujud Kebudayaan
Keterangan
a.    Wujud kebudaya anideal
b.    Wujud kebudayaan aktivitas
c.    Wujud kebudayaan artefact

1.    Sistem pengetahuan
2.    Religi
3.    Kesenian
4.    Bahasa
5.    Sistem teknologi
6.    Susunan ekonomi
7.    Organisasi sosial

2.    Konsep Tentang Pikiran Kolektif
Menurut Emile Durkheim, Pikiran kolektif merupakan kompleks gagasan yang dimiliki oleh sebagian besar warga masyarakat yang sudah terbentuk dan mantap, dimana kompleks itu berada di atas masyarakat dan menjadi pedoman bagi tingkah laku masyarakat.
3.    Konsep Tentang Fungsi Unsur-Unsur Kebudayaan
Perubahan yang terjadi pada suatu unsur kebudayaan akan dapat mengakibatkan perubahan-perubahan pada unsur kebudayaan yang lain, atau bahkan seluruh kebudayaan karena kebudayaan merupakan suatu sistem yang terintegrasi.
4.    Fokus Kebudayaan
Fokus kebudayaan adalah kebudayaan yang amat digemari sehingga seolah-olah mendominasi seluruh kehidupan suatu masyarakat.
5.    Etos Kebudayaan
Etos kebudayaan adalah watak khas dari suatu kebudayaan yang antara lain tampak pada tingkah laku kegemaran, dan kesenian masyarakatnya.

G.    Fungsi kebudayaan Bagi masyarakat
Kebudayaan berguna bagi manusia yaitu untuk melindungi diri terhadap alam, mengatur hubungan antar manusia dan sebagai wadah dari segenap perasaan manusia. Hasil karya masyarakat melahirkan teknologi atau Kebudayaan kebendaan yang mempunyai kegunaan utama di dalam melindungi  masyarakat terhadap lingkungan dalamnya. Teknologi hakikatnya meliputi paling sedikit tujuh unsur, yaitu :
1.    alat-alat produktif
2.    senjata
3.    wadah
4.    makanan dan minuman
5.    pakaian dan perhiasan
6.    tempat berlindung dan perumahan
7.    alat-alat transpor

H.    Sifat Hakikat Kebudayaan
1.    Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dari perilaku manusia
2.    Kebudayaan telah ada lebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu, dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan
3.    Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya.

I.    Dinamika Unsur-Unsur Kebudayaan
Dinamika kebudayaan adalah kejadian-kejadian atau gejala-gejala kebudayaan sebagai proses yang sedang berjalan atau bergeser. Diantara konsep-konsep penting dinamika kebudayaan adalah:
1.    Internalisasi
Internalisasi yaitu proses panjang sejak seorang individu dilahirkan sampai ia meninggal dunia, dimana ia menanamkan ke dalam kepribadiannya segala perasaan, hasrat, nafsu, serta emosi yang diperlukan sepanjang hidup.
2.    Sosialisasi
Sosialisasi adalah seluruh kebiasaan yang diperoleh manusia, baik dibidang ekonomi, keluarga, politik, agama, maupun pendidikan, harus dipelajari oleh setiap anggota baru suatu masyarakat.
3.    Enkulturasi
Enkulturasi adalah proses dimana seorang individu empelajari dan menyesuaikan alam pikiran serta sikapnya dengan adat, sistem norma dan peraturan-peraturan yang hidup didalam kebudayaannya.
4.    Evolusi Sosial-Budaya
Menyatakan bahwa bangsa manusia berkembang secara bertahap dari susunan tata hidup yang rendah.
5.    Difusi
Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan
6.    Akulturasi
Akulturasi adalah proses yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan diolah kedalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.
7.    Asimilasi
Pada umumnya asimulasi berlangsung di antara golongan mayoritas dengan golongan minoritas. Dalam hal ini golongan minoritas akan mengubah sifat khas dari unsur-unsur kebudayaannya, dan menyesuaikan dengan kebudayaan golongan mayoritas sedemikian rupa sehingga lambat laun kehilangan kepribadian kebudayaannya, dan masuk ke dalam kebudayaan mayoritas.
8.    Pembaharuan atau inovasi
Inovasi adalah suatu proses pembaharuan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, modal, pengaturan baru dari tenaga kerja, penggunaan teknologi, sistem peroduksi maupun produk yang baru. Inovasi berkaitan dengan penemuan-penemuan baru dalam teknologi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: